Doa Aqiqah yang Mudah untuk di Hafalkan (Tulisan Latin)

Doa Aqiqah yang Mudah untuk di Hafalkan (Tulisan Latin)

Doa Aqiqah anak laki laki dan anak perempuan pada saat acara aqiqah biasanya dilafadzkan menggunakan bahasa Arab. Hal ini sesuai dengan anjuran Rasulullah SAW untuk menggunakan bahasa Arab pada saat berdoa. Namun tidak ada larangan untuk menggunakan bahasa daerah, dengan catatan tidak menyalahi adab-adab di dalam berdoa.

Untuk memudahkan Anda pada saat menunaikan ibadah aqiqah, ada baiknya untuk mengetahui bahasa Arab, latin dan terjemahan dari niat dan doa acara Aqiqah anak laki laki dan anak perempuan. Melafadzkan Doa Aqiqah untuk anak laki-laki maupun perempuan pada saat menunaikan ibadah aqiqah merupakan salah satu amalan sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.

Melafadzkan Doa Aqiqah pada anak laki laki dan anak perempuan yang sedang diaqiqahi merupakan salah satu hal yang penting untuk diketahui oleh shohibul aqiqah (orang tua). Anda juga perlu mengetahui Doa dan terjemahan menurut syariat Islam sesuai salaf. Sebab ibadah aqiqah ini diteruskan oleh para sahabat Rasul hingga akhirnya sampai saat ini.

Syariat Melaksanakan Aqiqah

Dalam syariat Agama, hukum Aqiqah adalah Sunnah Muakad, itu menurut mayoritas ulama. Karena memang tidak ada ayat Al-quran yang membahas secara spesifik tentang hukum Aqiqah. Untuk melaksanakan Aqiqah dianjurkan melaksanakan pada hari ke-7 atau ke-14, atauke-21 setelah kelahiran bayi Anda.

Hewan yang umum diguanakn untuk acara Aqiqah adalah kambing. Syarat kambing Aqiqah, sama dengan kriteria kambing yang digunakan untuk Qurban. Baik dalam masalah usia, kesehatan kambing, dan juga jenis kelamin kambing tersebut.

Adab Membaca Doa Aqiqah

Sebelum membahas lebih jauh mengenai Doa Aqiqah untuk anak laki-laki dan perempuan, ada baiknya membahas terlebih dahulu adab-adab di dalam berdoa. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu Anda diperhatikan saat sedang berdoa kepada Allah SWT. Adab di dalam berdoa adalah sebagai berikut:

  • Mengucapkan pujian kepada Allah SWT, bisa dengan membaca basmallah terlebih dahulu sebelum berdoa dan diakhiri dengan mengucapkan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
  • Mengulangi doa tersebut sebanyak 3 kali.
  • Terus-menerus (istiqomah) dalam berdoa.
  • Khusnudzan (berbaik sangka) kepada Allah SWT.
  • Mengakui dosa-dosa yang telah diperbuat, Hal itu akan menunjukkan bahwa Anda sebagai seorang hamba berupaya untuk menyempurnakan penghambaan terhadap Allah SWT.
  • Bersungguh-sungguh ketika berdoa.
  • Berdoa dengan lafadz yang singkat dan padat namun bermakna yang luas.
  • Hendaknya memulai dengan mendoakan diri sendiri, hal ini dilakukan jika Anda hendak mendoakan orang lain.
  • Memilih waktu mustajab saat hendak berdoa, waktu mustajab di antaranya adalah: tengah malam, di antara adzan dan iqamah, pada saat adzan, di saat dalam sujud, saat sedang berkecamuk peperangan, setelah waktu Ashar, pada hari Jum’at, pada hari Arafah, ketika turun hujan, pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan (Lailatul Qadar). (Lihat ad-Du’a, karya ‘Abdullah al-Khudhari)

Doa Aqiqah Bahasa Arab atau Bahasa Daerah ?

Anda mungkin akan bertanya-tanya apakah diperbolehkan untuk berdoa di dalam bahasa lain selain Arab. Sebenarnanya tidak ada larangan tentang berdoa di dalam bahasa daerah. Namun ada hal yang perlu diingat, bahwa harus mengedankan adab-adab dalam berdoa. Tidak diperkenankan bagi seorang muslim untuk berdoa secara asal-asalan.

Mengenai perkara ini juga ada yang berpendapat bahwa berdoa dengan bahasa Arab lebih utama daripada menggunakan bahasa lainnya. Namun permasalahannya, ada yang sekedar berdoa menggunakan bahasa Arab, namun belum memahami makna dari doa tersebut. Hal ini berkaitan dengan tata cara berdoa pada saat menunaikan ibadah aqiqah. Aqiqah sebagai salah satu ibadah sunnah muakkad yang syarat dan rukunnya sudah jelas perlu dilakukan dengan baik, begitu pula pada saat akan mendoakan anak yang diaqiqahi.

Adapun niat pada saat melaksanakan Aqiqah dalam tulisan latin sebagai berikut :

“ Alloohumma haadzihii ‘aqiiqotu……bin/binti….fataqob-balhaa “ yang artinya “ Ya Allah, ini adalah Aqiqah dari (Nama anak Anda) bin/binti (Nama Anda) maka terimalah.”

Pada saat melafadzkan niat aqiqah, shohibul aqiqah dianjurkan untuk menyebutkan nama anak yang akan Anda aqiqahi disertai nama Anda selaku orangtua tersebut.

Bacaan dan Terjemahan Doa Aqiqah

Di Indonesia daam melaksanakan acara Aqiqah, sebelum melafadzkan Doa untuk Aqiqah. Ada serangkaian acara mulai dari melantunkan Shoalawat Nabi, mencukur sebagian rambut bayi, meniup ubun-ubun bayi, hingga melafadzkan Doa Aqiqah. Dan didalam setiap rangkaian acara tersebut ada doanya masing-masing.

Umumnya orang yang ditunjuk sebagai imam dalam acara Aqiqah adalah para ulama atau orang yang di tuakan dalam daerah tersebut. Hal tersebbut dimaksudkan karena para Ulama pastinya sudah dianggap menguasai atau paham tentang Doa Aqiqah. Begitu pula dengan orang yang dituakan di daerah Anda. Berikut ini serangkaian doa dalam acara Aqiqah.

1. Doa Ketika Mencukur Sebagian Rambut Bayi.

Dalam tulisan latin, Doa ketika mencukur sebagian rambut bayi sebagai berikut :

“ Bismillâhirrahmânirrahîm. Alhamdulillâhirabbil ‘âlamîn. Allâhumma nûrus samâwâti wa nûrusy syamsyi wal qamari, Allâhumma sirruLlâhi nûrun nubuwwati RasuluLlâhi ShallaLlâhu ‘alaihi wasallam walhamduliLlâhi Rabbil ‘âlamin.”

Terjemahannya : “Dengan menyebut asma Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, Ya Allah, cahaya langit, matahari dan rembulan. Ya Allah, rahasia Allah, cahaya kenabian, Rasululullah SAW, dan segala puji Bagi Allah, Tuhan semesta alam.”

2. Doa Meniup Ubun-ubun Bayi Setelah Mencukur Rambut.

Dalam tulisan atin, Doa meniup ubun-ubun bayi setelah rambutnya dicukur sebagai berikut :

“ Allâhumma innî u’îdzuhâ bika wa dzurriyyatahâ minasy syaithânir rajîm.”

Terjemahannya : “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon perlindungan untuk dia dan keluarganya dari setan yang terkutuk.”

3. Doa Aqiqah.

Dalam tulisan latin, Doa Aqiqah sebagai berikut :

“Allâhummahfadzhu min syarril jinni wal insi wa ummish shibyâni wa min jamî’is sayyiâti wal ‘ishyâni wahrishu bihadlânatika wa kafâlatika al-mahmûdati wa bidawâmi ‘inâyatika wa ri’âyatika an-nafîdzati nuqaddimu bihâ ‘alal qiyâmi bimâ kalaftanâ min huqûqi rububiyyâtika al-karîmati nadabtanâ ilaihi fîmâ bainanâ wa baina khalqika min makârimil akhlâqi wa athyabu mâ fadldlaltanâ minal arzâqi. Allâhummaj’alnâ wa iyyâhum min ahlil ‘ilmi wa ahlil khairi wa ahlil qur`âni wa lâ taj’alnâ wa iyyâhum min ahlisy syarri wadl dloiri wadz dzolami wath thughyâni.”

Terjemahannya : “Ya Allah, jagalah dia (bayi) dari kejelekan jin, manusia ummi shibyan, serta segala kejelekan dan maksiat. Jagalah dia dengan penjagaan dan tanggungan-Mu yang terpuji, dengan perawatan dan perlindunganmu yang lestari. Dengan hal tersebut aku mampu melaksanakan apa yang Kau bebankan padaku, dari hak-hak ketuhanan yang mulia. Hiasi dia dengan apa yang ada diantara kami dan makhluk-Mu, yakni akhlak mulia dan anugerah yang paling indah. Ya Allah, jadikan kami dan mereka sebagai ahli ilmu, ahli kebaikan, dan ahli Al-Qur’an. Jangan kau jadikan kami dan mereka sebagai ahli kejelekan, keburukan, aniaya, dan tercela.”

Inti dari Doa Aqiqah adalah memohon kepada Allah SWT agar anak Anda tetap terlindung dari godaan setan yang selalu menjerumuskan untuk berbuat maksiat. Serta memohon agar diberikan akhlak yang mulia dan mampu menjalankan semua ibadah yang dibebankan kepada umat Muslim.

Nama Bayi Perempuan dengan Nuansa Islami

Salah satu serangkaian acara dalam Aqiqah adalah memberikan nama untuk bayi Anda. Jika kebetulan bayi Anda adalah perempuan. Berikut ini beberapa referensi nama bayi perempuan dengan nuansa Islami yang bisa Anda kasih untuk bayi perempuan Anda.

  • Hanin Raihana Syahira : Wanita yang terkenal deangan kebaikan hati dan seseorang yang penuh cinta.
  • Mazaya Hikmah Nafisah : Perempuan istimewa yang bijaksana dan berharga.
  • Talita Hasna Halimah : Gadis cantik yang sabar dan tawakal.
  • Yumma Nurul Huda : Perempuan yang mendapat berkah dan cahaya petunjuk.
  • Zaphira Ayu Lutfiah : Mutiara yang cantik dan lembut.

Leave a Comment